Tren Soal Numerik: Tipe Deret & Cerita Favorit
Soal deret angka adalah "menu wajib" dalam Tes Kognitif Seleksi Kopdes. Berikut pola yang paling sering diujikan, diurutkan dari yang paling umum:
1. Deret Aritmatika (Beda Tetap) Contoh: 3, 7, 11, 15, 19, ... Pola: +4 setiap suku. Ini pola paling dasar — pastikan Anda bisa mengenalinya dalam hitungan detik.
2. Deret Geometri (Rasio Tetap) Contoh: 2, 6, 18, 54, ... Pola: ×3 setiap suku. Ciri khasnya: angka membesar (atau mengecil) dengan cepat.
3. Deret Bertingkat (Beda Berubah) Contoh: 1, 2, 4, 7, 11, 16, ... Pola: beda antar suku adalah +1, +2, +3, +4, +5. Hitung selisih antar suku — jika selisihnya membentuk pola, ini deret bertingkat.
4. Deret Fibonacci (Jumlah Dua Suku Sebelumnya) Contoh: 1, 1, 2, 3, 5, 8, 13, ... Pola: suku ke-n = suku (n-1) + suku (n-2). Sering muncul dalam variasi yang dimodifikasi.
5. Deret Campuran (Dua Pola Bergantian) Contoh: 2, 5, 4, 10, 8, 20, ... Pola: posisi ganjil ×2, posisi genap ×2. Pisahkan deret menjadi dua sub-deret untuk melihat polanya.
Selain deret, soal numerik juga muncul dalam bentuk soal cerita. Tiga tipe yang paling sering:
1. Untung-Rugi dan Persentase "Seorang pedagang membeli barang seharga Rp200.000 dan menjualnya dengan keuntungan 25%. Berapa harga jualnya?" Kunci: Pahami rumus dasar — Harga Jual = Harga Beli × (1 + %Untung).
2. Kecepatan, Jarak, dan Waktu "Sebuah mobil menempuh jarak 180 km dalam 3 jam. Berapa kecepatan rata-ratanya?" Kunci: V = J/W, J = V×W, W = J/V. Hati-hati konversi satuan (km/jam vs m/detik).
3. Perbandingan Berbalik Nilai "Jika 6 pekerja menyelesaikan proyek dalam 10 hari, berapa hari yang dibutuhkan 15 pekerja?" Kunci: Pekerja × Hari = Konstanta. Jadi 6×10 = 15×X → X = 4 hari.
- Untuk deret: hitung selisih antar suku terlebih dahulu. Jika selisih tetap → aritmatika. Jika selisih membentuk pola → bertingkat.
- Untuk soal cerita: tulis rumus dulu, baru substitusi angka. Jangan langsung hitung di kepala.
- Estimasi jawaban sebelum menghitung detail — ini membantu eliminasi opsi yang tidak masuk akal.
Suka artikel ini? Coba soal Numerik langsung
Uji pemahaman dengan tryout gratis — tanpa login